ADIN SHAYFUDDIN AZ ZUHRI

ASSALAMU ALAIKUM WAROKHMATULLOHI WABAROKATUH.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

AKU BERSAKSI BAHWA TIADA TUHAN SELAIN ALLOH swt

Dan aku bersaksi bahwa nabi MUHAMMAD utusan ALLOH swt

AKU BERSAKSI BAHWA TIADA TUHAN SELAIN ALLOH swt

Dan aku bersaksi bahwa nabi MUHAMMAD utusan ALLOH swt

SAMPAIKAN PADA MEREKA WALAU HANYA SATU AYAT

“Dan sungguh, benar-benar telah kami mudahkan Al-Qur’an untuk dipelajari, maka adakah yang mau mempelajarinya?” (Q.S. Al-Qomar ayat 17, 22, 32 dan 40)

ORANG YANG MULIA DI HADAPAN ALLOH , adalah ORANG YG BERTAQWA

ASSALAMU ALAIKUM WAROKHMATULLOHI WABAROKATUH.

Selasa, 01 Maret 2016

INDONESIA MAYORITAS ISLAM , TAPI YANG PALING DI SUDUTKAN ORANG ISLAM , mengapa ????

Lebih serem yang pake cadar, dari pada yang pake rok mini.

Lebih serem orang berjenggot, dari pada yang tatoan.

Pake baju tauhid ditangkep, pake baju PKI gapapa.

Lebih curiga sama yang rajin ibadah di mesjid, dari pada orang yang mabok-mabokan dan judi.

Diduga teroris langsung tembak, bandar Narkoba Internasional bisa di nego.

Lebih mentolelir aliran sesat, dari pada syariat.

Dunia sudah kebolak balik?

Yang nyunnah – radikal
Yang nyeleneh – toleran

Yang jilbab syar’i – ekstrem
Yang ga pake jilbab – cantik

Yang menikah lagi - Penjahat
Yang main pelacur - Biasa lelaki

Yang muda sholat 5 waktu – Waspadai
Yang muda ga sholat – masih muda

Yang jenggotan rajin ke masjid – teroris
Yang jenggotan rajin dugem – keren

Yang ke majelis ta’lim pekanan – Fanatik
Yang ke bioskop harian – gaul

Yang hapal Al Qur’an 30 juz – militan
Yang hapal banyak musik – hebat

Yang anaknya di jilbabin – Keterlaluan, melanggar HAM
Yang anaknya pake rok mini – imutnya

Yang pakai baju koko – sok alim
Yang ga pake baju – jantan

Yang hariannya bicara Islam – sok ustadz
Yang hariannya ghibah – up to date

Media islam – radikal
Media porno – kebutuhan
.
Buka Mata Hati Anda hai manusia!

ﺑَﺪَﺃَ ﺍﻟْﺈِﺳْﻠَﺎﻡُ ﻏَﺮِﻳﺒًﺎ ﻭَﺳَﻴَﻌُﻮﺩُ ﻛَﻤَﺎ ﺑَﺪَﺃَ ﻏَﺮِﻳﺒًﺎ ﻓَﻄُﻮﺑَﻰ ﻟِﻠْﻐُﺮَﺑَﺎﺀِ

“Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.”
(HR. Muslim no. 208)

Sahabat bertanya siapa kah orang asing itu,
Nabi shallallahu alaihi wa sallam  menjawab:
Mereka ialah orang-orang yang senantiasa melakukan kebaikan di tengah kerusakan.
(HR. Ahmad) .

Dan ingatlah bahwa kalian semua PASTI MATI dan hanya kepada Allah Tabaroka wa Ta'āla kalian akan kembali serta dimintai pertanggung jawaban atas segala perbuatan kalian

Maka segeralah bertobat selagi masih ada kesempatan..

Kamis, 31 Desember 2015

Satu tiada duanya , dua tiada tiganya , empat tiada limanya


1. Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.
2. Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang. Allah SWT berfirman,
“Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami).” (Al-Isra’: 12).
3. Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika me-negakkan kembali dinding yang hampir roboh.
4. Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan
al-Qur’an.
5. Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima waktu.
6. Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hjari ke-tika Allah SWT menciptakan makhluk.
7. Tujuh yang tiada delapannya ialah langit yang tujuh lapis. Allah SWT berfirman, “Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis.
Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang.” (Al-Mulk: 3).
8. Delapan yang tiada sembilannya ialah malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah SWT berfirman,”Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung ‘Arsy Rabbmu di atas(kepala) mereka.” (Al-Haqah: 17).
9. Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu’jizat yang diberikan
kepada Nabi Musa : tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang dan *
10. Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah kebaikan. Allah SWT berfirman, “Barangsiapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat.” (Al-An’am: 160).
11. Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah saudara-saudara Yusuf…
12. Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah mu’jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, “Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, ‘Pukullah batu itu dengan tongkatmu.’ Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air.” (Al-Baqarah: 60).
13. Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah saudara Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.
14. Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruhadalah waktu Shubuh. Allah SWT ber-firman, “Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menying-sing.” (At-Takwir: 18).
15. Kuburan yang membawa isinya adalah ikan yang menelan Nabi Yunus AS.
16. Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Yusuf , yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, “Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan
kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala.” Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka,” tak ada cercaaan ter-hadap kalian.” Dan ayah mereka Ya’qub berkata,
“Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
17. Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara keledai. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara kele-dai.” (Luqman: 19).
18. Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapak dan ibu adalah Nabi Adam, malaikat, unta Nabi Shalih dan kambing Nabi Ibrahim.
19. Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT berfirman, “Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim.” (Al-Anbiya’: 69).
20. Makhluk yang terbuat dari batu adalah unta Nabi Shalih, yang diadzab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua).
21. Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah tipu daya wanita, sebagaimana firman Allah SWT, “Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar.” (Yusuf: 28).
22. Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari
maknanya: Pohon adalah tahun, ranting adalah bulan, daun adalah hari dan buahnya adalah shalat yang lima waktu, tiga dikerjakan di malam hari dan dua di siang hari.

Jumat, 10 Juli 2015

JANGAN MAKAN DAGING DAN IKAN SECARA BERSAMAAN ..dan ..

PANTANGAN
Berikut adalah makanan yang TIDAK BOLEH diamakan Bersamaan..
 
1. Jangan makan SUSU + DAGING 
2. Jangan makan DAGING + IKAN
3. Jangan makan IKAN + SUSU
4. Jangan makan AYAM + SUSU
5. Jangan makan IKAN + TELUR
6. Jangan makan IKAN + DAUN SALAD
7. Jangan makan SUSU + CUKA
8. Jangan makan BUAH + SUSU
 
9. JANGAN MAKAN BUAH SETELAH MAKAN NASI 
(yang baik.. makanlah buah terlebih dulu, baru makan Nasi)
 
10. tidur satu jam setelah makan siang 
11. Dan Jangan meninggalkan Makan Malam
 
 
 
Cara makan
 
dalam sebuah kitab pernah termuat, Dalam kitab ini Rosul melarang kita makan makanan darat bercampur dengan makanan laut. Nabi pernah mencegah kita makan ikan bersama susu. Di khawatirkan akan cepat mendapat penyakit. Ini terbukti oleh ilmuwan yang menemukan bahwa dalam daging ayam mengandung ion + sedangkan dalam ikan mengandung ion-, jika dalam daging ayam bercampur dengan ikan maka terjadi reaksi biokimia yang mengakibatkan hal yang bisa merusak usus.
 
 
1. Cara makan, kenapa kita gunakan tangan? 
 
Menurut cara Rasulullah saw, sebelum beliau makan, beliau akan mengambil sedikit garam menggunakan jari kecilnya, lalu Rasullah saw akan menghisap garam itu. Kemudian barulah Rasulullah makan makanan tersebut. Mengapa? 
 
 
Karena kedua belah tangan kita ada mengeluarkan 3 macam enzim, tetapi konsentrasi di tangan kanan kurang sedikit dari yg kiri. Ini adalah karena enzim yg ada di tangan kanan itu merupakan enzim yang dapat membantu proses pencernaan , yang merupakan proses pencernaan pertama. Mengapa menghisap garam? 
 
Karena garam adalah sumber mineral dari tanah yg diperlukan oleh tubuh kita. 
Dua cecah garam dari jari kita itu adalah sama dgn satu liter air mineral. Kita berasal dari tanah, maka umumnyanya bahan yang asal dari bumi (tanah) inilah yg paling berkhasiat untuk kita. Kenapa garam?
 
Selain dari sebab ia adalah sumber mineral, garam juga adalah penawar yang paling mujarab bagi keracunan, menurut Dokter di rumah sakit, Tahap pertama perawatan pada Keracunan adalah dengan memberi Sodium chloride, yaitu GARAM. Garam juga dapat mencegah sihir dan makhluk-makhluk halus yang ingin menggangu manusia. 
 
2. Cara Rasulullah mengunyah 
 
Rasulullah akan mengunyah sebanyak 40 kali untuk membiarkan makanan itu benar-benar lumat agar perut kita Mudah memproses makanan itu. 
 
3. Membaca Basmalah (Bismillahirrahma Nirrahim). 
Membaca Basmalah sebelum makan untuk menghindari penyakit. Karena bakteri dan racun membuat perjanjian dengan Allah, apabila dibacakan basmalah maka bakteri dan racun akan musnah dari sumber makanan itu.
 
Nabi juga mengajarkan kita makan dengan tangan dan bila setelahnya hendaklah menjilat jari. 
Begitu juga ilmuwan telah menemukan bahwa enzyme banyak terkandung di celah jari jari, yaitu 10 kali lipat dari yang terdapat dalam air liur.
 
 
Cara Rosul Minum
 
1. Janganlah kita minum sambil berdiri, meskipun makruh.. tetapi makruh yang mendekati kepada haram. 
 
2. Jangan kita minum dari tempat yg besar (misalnya Baskom, ember, dll) dan jangan bernafas saat kita minum. Karena saat kita minum dari wadah yg besar, umumnya kita akan meneguk air dan dalam proses minum itu, kita tentu akan bernafas dan menghembuskan nafas dari hidung kita. 
 
Karena saat kita hembus, kita akan mengeluarkan (CO2) yaitu carbon dioksida, yang apabila bercampur dgn air (H20), akan menjadi (H2CO3), yaitu sama dengan cuka, menyebabkan minuman itu menjadi asam. 
 
3. Jangan meniup air yg panas, alasannya sama dengan diatas. Cara minumnya, seteguk bernafas demi seteguk bernafas hingga habis. 
 
 
Rasulullah mengamalkan minum segelas air dingin (bukan air es) setiap pagi. Khasiatnya insayallah jauh dari penyakit (susah jika terkena sakit).

Sumber : copas dri facebook :)
#share

Kamis, 25 Juni 2015

JIKA DO'AMU TIDAK DI KABULKAN BUKAN BERARTI TUHAN TAK MENYAYANGIMU


Di satu desa hiduplah seorg ibu penjual tempe.
Tak ada pekerjaan lain yg dpt dia lalukan sbg penyambung hidup.
Meski dmkian, nyaris tak pernah lahir keluhan dr bibirnya.
Ia jalani hidup dgn riang. "Jika tempe ini yg nanti
mengantarku ke surga, knp aku hrs menyesalinya...?",
Demikian dia selalu
memaknai hidupnya.
Suatu pagi dia berkemas. Mengambil keranjang bambu tmpt tempe..,
dia berjalan ke dapur. Diambilnya tempe2e yg dia letakkan di atas meja panjang.
Tapiii...,
Deg! dadanya gemuruh.
Tempe yg akan di jual, ternyata blm jadi....
Msh berupa kacang kedelai, sbgn berderai, belum disatukan ikatan2 putih kapas dr peragian.
Tempe itu msh hrs menunggu 1 hari lg utk jadi.
Tubuhnya lemas...
Dia bayangkan, hari ini pasti dia tdk akan mendapatkan uang, utk makan, dan
modal membeli kacang kedelai lagi.
Di tengah putus asa,terbersit harapan di dadanya.
Dia tau.., jika meminta
kepada Allah, pasti tak akan ada yang mustahil.
Maka, di tengadahkan kepala, dia angkat tangan, dia baca doa...,
"Ya Allah, Engkau tahu kesulitanku.
Aku
tahu Engkau pasti menyayangi hamba-Mu yang hina ini.
Bantulah aku ya Allah,
jadikanlah kedelai ini menjadi tempe. Hanya kepada-Mu kuserahkan
nasibku...".
Dalam hati.., dia yaqin.., Allah akan mengabulkan doanya.
Dengan tenang, dia tekan dan mampatkan daun pembungkus tempe.
Dia rasakanhangat yang menjalari daun itu.
Proses peragian memang masih berlangsung...
Dadanya bergemuruh...
Dan pelan, dia buka daun pembungkus tempe.
Dan... Dia kecewa.
Tempe itu masih belum juga berubah, belum menyatu oleh kapas-kapas
ragi putih.
Tapi, dng memaksa senyum, dia berdiri.
Dia yaqin.., Allah pasti sedang "memproses" doanya. Dan tempe itu pasti
akan jadi.
Dia yaqin..., Allah tdk akan menyengsarakan hambanya yang setia beribadah.
#
Sambil meletakkan semua tempe setengah jadi itu ke dlm keranjang,dia berdoa
lagi..
"Ya Allah, aku tau tak pernah ada yang mustahil bagi-Mu.
Engkau Maha Tahu, bahwa tak ada yang bisa aku lakukan selain berjualan tempe...
Karena
itu ya Allah, jadikanlah...! Bantulah aku, kabulkan doaku...".
Sebelum mengunci pintu dan berjalan menuju pasar, dia buka lagi daun
pembungkus tempe.
Pasti telah jadi sekarang, batinnya.
Dengan berdebar, dia
intip dari daun itu, dan... belum jadi.
Kacang kedelai itu belum sepenuhnya memutih. Tak ada perubahan apa pun atas ragian kacang kedelai tsb.
"Keajaiban Tuhan akan datang... pasti..!",
Yaqin-nya.
Dia pun berjalan ke pasar...
Di sepanjang perjalanan itu, dia yaqin..., "tangan" Tuhan tengah bekerja untuk mematangkan proses peragian atas tempe2nya.
Ber-kali2i dia
memanjatkan doa...
Ber-kali2 dia yaqinkan diri, Allah pasti mengabulkan
doanya.
Sampai di pasar, di tmpt dia biasa berjualan, dia letakkan keranjang2 itu...
"Pasti sekarang telah jadi tempe..", batinnya.
Dengan berdebar, dia buka daun pembungkus tempe itu, pelan2.
Dan... dia terlonjak.
Tempe itu masih tak ada
perubahan.
Masih sama spt ketika pertama kali dia buka di dapur tadi.
Air mata pun menitiki keriput pipinya.
Kenapa doaku tidak dikabulkan...?
Kenapa tempe ini tidak jadi...?
Apakah Tuhan ingin aku menderita...?
Apa
salahku...?
Demikian batinnya berkecamuk.
Dengan lemas, dia gelar tempe2 1/2 jadi itu di atas plastik yg telah dia
sediakan.
Tangannya lemas..., tak ada keyaqinan akan ada yang mau membeli
tempenya itu.
Dan dia tiba2 merasa lapar... merasa sendirian...
"Tuhan telah
meninggalkan aku..", batinnya.
Airmatanya kian menitik... Terbayang esok dia tak dpt berjualan...
Esok diapun tak akan dpt makan.
Dilihatnya kesibukan pasar, orang yang lalu lalang,
dan "teman2" sesama penjual tempe di sisi kanan dagangannya yang mulai
berkemas.
Dianggukinya mereka yang pamit, karena tempenya telah laku.
##
Kesedihannya mulai memuncak.
Diingatnya, tak pernah dia mengalami kejadian ini.
Tak pernah tempenya tak jadi. Tangisnya kian keras. Dia merasa cobaan
itu terasa berat...
Di tengah kesedihan itu, sebuah tepukan menyinggahi pundaknya.
Dia memalingkan wajah, seorang perempuan, paro baya, tengah tersenyum,
memandangnya...,
"Maaf Ibu, apa ibu punya tempe yang setengah jadi...?
"Capek saya sejak pagi mencari-cari di pasar ini, tak ada yang menjualnya. Ibu punya..?".
Penjual tempe itu bengong..
Terkesima...
Tiba-tiba wajahnya pucat. Tanpa menjawab pertanyaan si ibu cantik tadi, dia cepat menadahkan tangan.
"YaAllah, saat ini aku tidak ingin tempe itu jadi.
Jangan engkau kabulkan doaku yang tadi.
Biarkan sajalah tempe itu seperti tadi, jangan jadikan tempe.."
Lalu segera dia mengambil tempenya. Tapi, setengah ragu, dia letakkan lagi.
"jangan-jangan, sekarang sudah jadi tempe...??"
"Bagaimana Bu...? Apa ibu menjual tempe setengah jadi..?", tanya perempuan
itu lagi.
Kepanikan melandanya lagi...
"Duh Gusti... bagaimana ini...?
Tolonglah ya
Allah, jng jadikan tempe ya..?", ucapnya berkali2.
Dan dengan gemetar, dia
buka pelan2 daun pembungkus tempe itu.
Dan apa yang dia lihat, sahabat...??
Di balik daun yang hangat itu, dia lihat tempe yang masih sama.
Belum jadi..!.
"Alhamdulillah!", pekiknya,
tanpa sadar.
Segera dia angsurkan tempe itu kepada si pembeli.
Sembari membungkus, dia pun bertanya kepada si ibu itu.
"Kok Ibu aneh ya, mencari tempe kok yang blm jadi..?".
"Oohh..., bukan begitu, Bu. Anak saya yang kuliah S2 di Seoul ingin sekali makan tempe, asli buatan sini.
Nah, agar bisa sampai sana belum busuk, saya
pun mencari tempe yang belum jadi.
Jadi, saat saya bawa besok, sampai sana masih layak dimakan. Oh ya, jadi semuanya berapa, Bu...?".
��###
Sahabat semua..., dlm kehidupan sehari2, kita acap berdoa, dan "memaksakan"
Allah memberikan apa yg menurut kita paling cocok utk kita.
Dan jika doakita tdk dikabulkan, kita merasa diabaikan, merasa kecewa dan merasa ditinggalkan...
Padahal Allah paling tau apa yg paling cocok utk kita.
Bahwa semua rencananya adalah SEMPURNA..
Tempe 1/2 jadi tsb tdk akan pernah dlm waktu singkat menjadi tempe, krn itu
melawan takdir qauniyah yg telah Allah tetapkan.
Takdir qauniyah ini atau
takdir kausalitas (sunnatullah) itu akan berjalan seperti biasanya... Itulah hukumnya.
Seperti air akan mengalir dari tempat yg tinggi ke tempat yg rendah..
Namun kita berharap dng takdir ghaibiyah yg Allah tetapkan, spt pertolongan
yg Allah berikan dr arah yg tdk pernah kita duga..
Contoh lain takdir
ghaibiyah ini adalah kita tdk tau dimn dan kapan kita meninggal...,
krn itu rahasia-Nya.
Namun, Dia telah menetapkan takdir syar'iat bagi manusia bahwa
org-org yg beriman dan mengerjakan amal2 kebaikan diberikan tempat kembali yg terbaik.
Allah swt mengingatkan di dlm Alquran bahwa boleh jadi kita sangat menginginkan sesuatu, padahal itu tdk baik bagi kita...
"Dan boleh jadi kita
sangat tdk menyukai sesuatu, padahal itu banyak menyimpan kebaikan bagi
kita.. "
(Al Baqarah 216).
Nah, disini Allah ingin menegaskan Allah-lah Yang Maha Mengetahui apa yg terbaik.
Ketahuilah..,
Tugas kita sebagai manusia sederhana saja yaitu....
berusaha semaksimal mungkin,
seikhlas mungkin...
dan hasil akhir adalah ketentuan اللّهُ تعالى
Sang Penguasa Alam Semesta ini....
Al Qur'an menyatakan bahwa :
"Sesungguhnya Allah tdk akan membebani manusia
melebihi kemampuannya dan bagi org yg bertaqwa.."
Allah berikan priviledge
yaitu pasti ...
Allah berikan rizki dari "arah yg tdk pernah dia duga...."
(AlBaqarah 286, Aththolaq 2-3)

Minggu, 07 Juni 2015

JANGAN BERSEDIH JIKA ENGKAU MATI ,, karena : ..


Inilah di antara tulisan terbaik
Syekh Ali Thanthawi Mesir Rahimahullah:
"Pada saat engkau mati, 
janganlah kau bersedih.
Jangan pedulikan jasadmu yang sudah mulai layu,
karena kaum muslimin akan mengurus jasadmu.
Mereka akan melucuti pakaianmu,
memandikanmu dan mengkafanimu lalu membawamu
ke tempatmu yang baru, kuburan.

Akan ada banyak orang yang mengantarkan jenazahmu
bahkan mereka akan meninggalkan pekerjaan nya untuk ikut menguburkanmu.
Barang barangmu akan dikemas,
kunci kuncimu,
kitab,
koper,
sepatu dan pakaianmu.

Jika keluargamu setuju barang2 itu akan disedekahkan agar bermnfaat untukmu.

Yakinlah; 
dunia dan alam semesta tidak akan bersedih dg kepergianmu. Ekonomi akan tetap berlangsung!
Posisi pekerjaanmu akan diisi orang lain.
Hartamu menjadi harta halal bagi ahli warismu.

Sedangkan kamu yg akan dihisab
dan diperhitungkan dari hartamu!

Kesedihan atasmu ada 3;
Orang yg mengenalmu
sekilas akan mengatakan, kasihan.

Kawan kawanmu
akan bersedih beberapa jam atau beberapa hari lalu mereka kembali seperti sediakala dan tertawa tawa!

Di rumah
ada kesedihan yg mendalam!
Keluargamu akan bersedih seminggu dua minggu,
sebulan dua bulan, dan mungkin hingga setahun??

Selanjutnya mereka meletakkanmu dalam arsip kenangan!

Demikianlah
"Kisahmu telah berakhir di tengah tengah manusia".

Dan kisahmu yang sesungguhnya baru dimulai,
Akhirat!!

Telah musnah kemuliaan, harta, kesehatan, dan anak.
Telah engkau tinggalkan rumah, istana dan istri tercinta.
Kini hidup yg sesungguhnya telah dimulai.

Pertanyaannya adalah:

Apa persiapanmu untuk kuburmu dan Akhiratmu??

Hakikat ini memerlukan perenungan.
Usahakan dengan sungguh sungguh.
jalankan kewajiban kewajiban,
hal-hal yg disunnahkan,
sedekah rahasia, merahasiakan amal shalih, shalat malam, Semoga saja engkau selamat.

Andai engkau mengingatkan manusia dengan tulisan ini
insyaAllah pengaruhnya akan engkau temui dalam timbangan kebaikanmu pada hari Kiamat.

"Berilah peringatan, karena peringatan itu bermanfaat bagi orang orang mukmin." Subhanallah.


Sabtu, 16 Agustus 2014

PENGORBANAN ISTRI YANG SERING TIDAK DISADARI SUAMI

Wanita adalah karunia terindah yang ada dan penting di dunia, tapi banyak perjuangan dan pengorbanan wanita tidak di ketahui pria.

1. Ketika suami menikah lagi dan perempuan berusaha menerima (karena alasan ekonomi atau agama atau alasan apapun), ia akan duduk sendiri di setiap malam dalam gelap kamar saat suaminya tengah mendekap mesra seorang perempuan lain di ranjang lain. Ia akan (mungkin) menangis karena terluka, tapi demi anak-anak ia akan berusaha menerimanya dengan sabar.

2. Sebagai isteri ia siap mengorbankan impian-impiannya demi mengurus suami (yang kadang bersifat kekanak-kanakandan minta diurus) dan anak-anak yang bandel.

3. Ketika suami mencela masakannya, ia akan bersusah payah belajar masak dari siapapun untuk bisa menghidangkan makanan dengan rasa terbaik pada suami dan anak-anaknya.

4. Ia bekerja 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Jam kerjanya tak berbatas. Ia bangun ketika siapapun di rumah belum bangun, mulai bekerja, memasak, membersihkan rumah, mencuci pakaian, lalu mengurus suami sebelum pergi kerja, mengurus anak-anak berangkat sekolah, ketika pakaian kering di jemuran ia akan mengangkatnya dan menyetrika dengan rapi.

5. Kemudian setelah begitu capek mengurus rumah tangga, malam giliran memenuhi ini itu suaminya. Mulianya seorang isteri adalah: tukang masak, tukang cuci, cleaning service, babu dan wanita penghibur digabung jadi satu.

6. Ketika suaminya menginginkan punya anak 4,5,6 atau 9 orang, ia sebagai isteri harus siap menderita mengandung anak dan bertarung nyawa melahirkannya. Suami kadang tidak terlalu paham penderitaan macam begini karena mereka tidak mengalaminya

7. Meski laki-laki tak paham benar, tapi Allah Maha Mengerti, karena itulah ia memberi reward pada pengorbanan perempuan. Bagi yang meninggal karena melahirkan anak, Tuhan langsung memberinya surga. Bagi isteri yang setia bekerja mengurus rumah tangganya, dengan sabar dan ikhlas, maka silahkanlah ia masuk surga dari pintu mana saja ia suka.

bagi siapa saja yang peduli.
Isteri ataupun Suami.
klik "Share" 

Semoga yang VOTE & SHARE status ini mempunyai keluarga yang sakinah, dihiasi dengan al-Qur'an dan mempunyai keturunan yang sholeh dan sholeha Aamiin ya Rabbal'alaamiin

Minggu, 10 Agustus 2014

BACAAN KERAS DAN PELAN DALAM SHOLAT

1. Imam dianjurkan membaca Al-Fatihah dan surat setelahnya dengan keras pada dua rakaat pertama shalat maghrib, dua rakaat pertama shalat Isya’, dan shalat subuh. Demikian pula ketika shalat Jumat, shalat Id, istisqa, dan shalat gerhana. (HR. Bukhari). Selain shalat di atas, bacaan Al-Fatihah dan surat dibaca pelan.

2. Mengeraskan dan memelankan bacaan dalam shalat hukumnya sunah dan tidak wajib. Karena itu, jika ada orang yang mengimami shalat isya, tapi bacaannya pelan, shalatnya tetap sah, dan makmum tidak perlu membubarkan diri.

3. Untuk shalat malam, terkadang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengeraskan dan terkadang memelankan bacaan. Kadang beliau mengeraskan bacaan surat ketika tahajud sampai didengar orang yang berada di luar rumah beliau. (HR. An-Nasai dan turmudzi)

4. Beliau pernah memerintahkan Abu Bakar untuk menaikkan suara bacaannya ketika shalat malam karena terlalu pelan. Sementara beliau memerintahkan Umar untuk memelankan suara bacaannya ketika shalat malam karena terlalu keras. (HR. Abu Daud, Hakim dan dishahihkan Ad-Dzahabi).

5. Orang yang melakukan shalat wajib sendirian, disyariatkan memelankan bacaan, meskipun shalat yang dilakukan adalah shalat maghrib atau isya.

6. Jika imam mengeraskan bacaannya, seperti ketika shalat subuh atau dua rakaat pertama shalat maghrib dan isya maka makmum cukup diam untuk mendengarkan bacaan imam. Makmum tidak membaca apapun, termasuk Al-Fatihah. Sekali lagi, ini jika imam mengeraskan bacaannya dan makmum mendengar bacaan imam. Dalilnya:

a. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إنما جعل الإمام ليؤتم به فإذا كبر فكبروا وإذا قرأ فأنصتوا

Imam ditunjuk untuk diikuti. Jika dia bertakbir maka bertakbirlah, dan jika dia mengeraskan bacaannya maka diamlah. (HR. Muslim, Abu Daud dan yang lainnya)

b. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

من كان له إمام فقراءة الإمام له قراءة

Siapa yang shalat bersama imam, maka bacaan imam (yang dikeraskan) adalah bacaan baginya. (HR. Ahmad, Ad-Daruqutni, Ibn Abi Syaibah dan dishahihkan Al-Albani)

c. Dinyatakan dalam sebuah riwayat, bahwa suatu ketika selesai shalat subuh, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya: “Adakah tadi yang membaca Al-Quran?” “Ya, Saya wahai Rasulullah.” Jawab salah satu sahabat. Abu Hurairah mengatakan: Setelah itu para sahabat tidak lagi membaca Al-Quran ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca Al-Fatihah dengan keras. (HR. Malik, Ahmad, Abu Daud, Al-Humaidi, dan dishahihkan Al-Albani)

d. Tujuan dianjurkannya mengeraskan bacaan bagi imam adalah agar didengar makmum. Tujuan ini tidak tercapai jika masing-masing makmum turut membaca al-Fatihah atau surat.

4. Membaca Al-Quran, baik ketika shalat atau di luar shalat, harus dilakukan dengan tartil. Sesuai dengan ilmu tajwid. Berhenti di setiap ayat. Memperhatikan kaidah waqaf. Allah berfirman:

وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا

“Bacalah Al-Quran dengan tartil.” (QS. Al-Muzammil: 4)

Ibnu katsir mengatakan: Maknanya adalah bacalah Al-Quran secara perlahan, karena itu akan sangat membantu memahami maknanya. (Tafsir Ibn Katsir, 8/250)

8. Jika imam mengalami kesalahan dalam bacaan, karena rusaknya hafalan atau kesalahan cara membaca maka makmum yang berada di sekitarnya harus mengingatkan. Suatu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah lupa ketika membaca Al-Quran pada saat shalat. Seusai shalat, beliau bertanya kepada Ubay bin Ka’ab (sahabat yang pandai Al-Quran): “Mengapa engkau tidak mengingatkan aku?” (HR. Abu Daud, Ibn Hibban, At-Thabrani dan dishahihkan Al-Albani).

Kesalahan terkait pelan dan kerasnya bacaan

1. Menggunakan speaker luar ketika mengimami shalat. Ini bisa jadi termasuk tindakan berlebihan, karena yang perlu mendengar suara imam hanya makmum yang berada di masjid, dan bukan semua orang.

2. suara imam yang terlalu pelan, padahal imam masih mampu untuk mengeraskan suaranya, sehingga banyak makmum tidak mendengarnya.

3. makmum mengeraskan bacaan ketika membaca

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More