ADIN SHAYFUDDIN AZ ZUHRI

ASSALAMU ALAIKUM WAROKHMATULLOHI WABAROKATUH.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

AKU BERSAKSI BAHWA TIADA TUHAN SELAIN ALLOH swt

Dan aku bersaksi bahwa nabi MUHAMMAD utusan ALLOH swt

AKU BERSAKSI BAHWA TIADA TUHAN SELAIN ALLOH swt

Dan aku bersaksi bahwa nabi MUHAMMAD utusan ALLOH swt

SAMPAIKAN PADA MEREKA WALAU HANYA SATU AYAT

“Dan sungguh, benar-benar telah kami mudahkan Al-Qur’an untuk dipelajari, maka adakah yang mau mempelajarinya?” (Q.S. Al-Qomar ayat 17, 22, 32 dan 40)

ORANG YANG MULIA DI HADAPAN ALLOH , adalah ORANG YG BERTAQWA

ASSALAMU ALAIKUM WAROKHMATULLOHI WABAROKATUH.

Minggu, 22 Januari 2023

Biaya jasa pemasangan instalasi listrik Material dan Non Material

Jenis Instalasi ListrikBiaya
Instalasi listrik  titikRp200.000
Instalasi stop kontak  titikRp255.000
Instalasi stop kontak AC  titikRp285.000
Instalasi stop kontak water heater  titikRp280.000
Instalasi lampu  titikRp255.000
Instalasi lampu taman  titikRp275.000
Instalasi kabel antena TV  titikRp255.000
Instalasi radar pompa air  titikRp245.000
Instalasi panel MCB listrik  unitRp245.000
Instalasi kabel teleponRp280.000

Informasi harga instalasi listrik plus material di atas sudah kami rangkum dari berbagai sumber. Apabila dibandingkan penawaran sebelumnya, harganya saat ini memang terpantau naik. Biaya instalasi lampu misalnya, awalnya dipatok Rp155 ribu dan sekarang menjadi Rp255 ribu per titik. Sementara itu, biaya instalasi kabel antena dari semula Rp235 ribu naik menjadi Rp255 ribuan per titik.

Biaya Instalasi Listrik Non Material

Ilustrasi: Proses Instalasi Listrik (credit: constructionreviewonline)
Ilustrasi: Proses Instalasi Listrik (credit: constructionreviewonline)
Jenis Instalasi ListrikBiaya
Instalasi listrik per titikRp60.000 – Rp80.000
Instalasi stop kontak per titikRp60.000 – Rp85.000
Instalasi stop kontak AC per titikRp85.000 – Rp95.000
Instalasi stop kontak water heater per titikRp80.000
Instalasi lampu per titikRp40.000 – Rp45.000
Instalasi kabel antena TV per titikRp90.000
Instalasi stop kontak pompa air per titikRp80.000
Instalasi panel MCB listrik per unitRp55.000
Instalasi MCB per titikRp55.000
Instalasi sensor per titikRp55.000
Instalasi alarm per titikRp45.000
Instalasi kabel induk per meterRp150.000

Biaya instalasi listrik non-material di atas ki rangkum dari berbagai sumber, termasuk penyedia layanan instalasi listrik

Rabu, 13 April 2022

20 MANFAAT BUAH Morel berry , Ceplukan , Ceprutan , Cecendet , Keceplokan , Leletokan .

Ciplukan memiliki nama latin Physalis angulata L. Tanaman ini banyak tumbuh di kebun, tegalan, tepi jalan, semak, atau hutan. Ciplukan memiliki nama yang berbeda-beda di setiap daerah. Buuh tersebut terkenal dengan nama morel berry di Inggris, ceplukan di Jawa, cecendet di Sunda, keceplokan di Bali, dan leletokan di Minahasa.

manfaat buah ciplukan yang jarang diketahui:

Mencegah kanker
Menurunkan risiko penyakit jantung koroner
Mencegah stroke
Mengatasi tekanan darah tinggi
Meningkatkan kesehatan mata
Mengatasi peradangan
Mengobati rematik
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Menguatkan tulang
Melindungi hati dan ginjal
Baik untuk ibu hamil dan perkembangan janin
Membantu mengatasi diabetes
Menyembuhkan flu dan batuk
Membantu penyakit paru-paru
Obat asma
Mengobati penyakit kulit
Menurunkan suhu panas akibat demam
Mengobati kanker payudara
Menjaga kesehatan kulit
Mencegah penuaan dini 
Dll .

Selasa, 05 April 2022

everything i do - lirik dan artinya

Look into my eyes
Lihat aku
You will see
Kamu akan melihat
What you mean to me
Kamu berarti apa untukku
Search your heart
Cari hatimu
Search your soul
Cari jiwamu
And when you find me there
Dan ketika kamu menemukanku di sana
You'll search no more
Kamu ‘tak akan mencari lagi
Don't tell me it's not worth tryin' for
Jangan katakan padaku ini ‘tak patut dicoba
You can't tell me it's not worth dyin' for
Jangan bilang ini ‘tak patut diperjuangkan
You know it's true
Kamu tahu ini benar
Everything I do
Semua yang kulakukan
I do it for you
Kulakukan untukmu
Look into your heart
Lihat hatiku
You will find
Kamu akan menemukan
There's nothin' there to hide
‘Tak ada yang disembunyikan
Take me as I am
Terima aku apa adanya
Take my life
Ambil hidupku
I would give it al
Aku akan memberikan segalanya
I would sacrifice
Aku akan berkorban
Don't tell me it's not worth fightin' for
Jangan katakan padaku ini ‘tak patut dicoba
I can't help it, there's nothin' I want more
Aku ‘tak bisa, aku ‘tak ingin yang lain
You know it's true
Kamu tahu ini benar
Everything I do
Semua yang kulakukan
I do it for you
Kulakukan untukmu
There's no love
‘Tak ada cinta
Like your love
Seperti cintamu
And no other
Dan ‘tak ada yang bisa
Could give more love
Memberiku cinta lagi
There's nowhere
Tak ada dimanapun
Unless you're there
Selain kamu di sana
All the time
Kapanpun
All the way, yeah
Di manapun, ya
Look into your heart, baby
Lihat hatimu, sayang
Oh, you can't tell me it's not worth tryin' for
Oh, jangan katakan padaku ini ‘tak patut dicoba
I can't help it, there's nothin' I want more
Aku ‘tak bisa, aku ‘tak ingin yang lain
Yeah, I would fight for you
Ya, aku akan berjuang untukmu
I'd lie for you
Aku akan berbohong untukmu
Walk the wire for you
Berkorban untukmu
Yeah, I'd die for you
Ya, aku akan mati untukmu
You know it's true
Kamu tahu ini benar
Everything I do
Semua yang kulakukan
Oh
Oh
I do it for you
Kulakukan untukmu
Everything I do, darling
Semua yang kulakukan, sayang
And we'll see it through
Dan kita akan menyadarinya
Oh, we'll see it through
Oh, kita akan menyadarinya
Oh yeah
Oh ya
Yeah
Ya
Search your heart
Cari hatimu
Search your soul
Cari jiwamu
You can't tell me it ain't worth dying for
Jangan katakan padaku ini ‘tak patut dicoba
Oh yeah
Oh ya
I'll be there, yeah
Aku akan di sana, ya
I'd walk the wire for you
Aku akan berkorban untukmu
I will die for you
Aku akan mati untukmu
Oh yeah
Oh ya
I would die for you
Aku akan mati untukmu
I'm going all the way, all they way, yeah
Aku akan berusaha, ya

Jumat, 11 Maret 2022

HARGA BAHAN BANGUNAN DAN UPAH TUKANG BATAM 2022

harga bahan bangunan di Batam 2021

Pasir
-Pasir cor merah (1 lori) : Rp 500.000

Batako
-Batako padat (per satuan) : Rp 1.300
-Batako pasir (per satuan) : Rp 1.100

Granit
-Granit (1 kubik) : Rp 240.000

Semen
-Semen Dynamix (per sak ukuran 40 kg) : Rp 47.000
-Semen Tiga Roda (per sak ukuran 40 kg) : Rp 47.000
-Semen Padang (per sak ukuran 40 kg) : Rp 48.000

Besi
-Besi 6 mm (per satuan) : Rp 25.000
-Besi 8 mm (per satuan) : Rp 46.000
-Besi ulir 12 mm (per satuan) : Rp 105.000 – Rp 120.000

Paku
-Paku 1,5′ (1 kg) : Rp 17.000
-Paku 2′ (2 kg) : Rp 30.000
-Paku 3′ (3 kg) : Rp 30.000

Triplek
-Triplek 9 mm (per satuan) : Rp 136.000

Pipa
-Pipa Wavin aw 1/2 (per satuan) : Rp 36.000
-Pipa Wavin d 3 inchi (per satuan) : Rp 160.000
-Pipa Wavin d 4 inchi (per satuan) : Rp 245.000

Kayu
-Kayu 2×2 (per ikat) : Rp 115.000

Pintu
-Pintu aluminium untuk kamar mandi + kusen, harga mulai Rp 1,2 juta
-Pintu aluminium untuk bagian depan rumah + kusen, harga RP 1,5 juta
-Pintu pvc untuk kamar mandi mulai Rp 280.000
-Pintu kayu meranti mulai Rp 700.000
-Pintu kayu kapuk mulai Rp 1.500.000

Keramik
-Keramik ukuran 40×40 (per boks isi 6 pcs) : Rp 60.000
-Keramik ukuran 25×40 (per boks isi 10 pcs) : Rp 75.000
-Keramik ukuran 60×60 (per boks isi 4 pcs) : Rp 144.000

Tambahan
-Pipa listrik (per satuan) Rp 7.000
-Elbow listrik Rp 12.000
-Kabel listrik merah dan hitam 50 meter, tebal 25 mm Rp 185.000
-Wastafel mulai Rp 130.000
-Kloset jongkok (per satuan) : Rp 170.000
-Spandek per meter Rp 35.000

Upah Tukang Bangunan
-Upah tukang per hari Rp 200 ribu (standar Batam)
-Upah helper per hari Rp 150 ribu (standar Batam)

*) Kisaran harga di Februari 2021

Minggu, 17 Februari 2019

Satu jam setelah subuh menentukan arah tujuan hidup kita

SATU JAM SETELAH SUBUH

1 jam seletah subuh menentukan arah tujuan hidup kita. Jadi apa saja yang perlu kita lakukan 1 jam setelah subuh?

1. Jangan tidur setelah subuh. Karena menutup banyak pintu rejeki bahkan membuat badan menjadi lemes. Kalau misal kita terlalu capek, tunggulah pukul 07.00 pagi keatas nah boleh istirhat disaat itu.

2. Biasakan untuk mandi dan bersihkan diri. Mandi sebelum dan setelah subuh akan membantu tubuh menjadi segar dan sehat. Dan juga membuat kita lebih awet muda. Gak percaya? Coba aja sendiri

3. Sarapan, biasakan makan diwaktu pagi walaupun hanya sedikit. Karena membuat sel sel otak , sistem pencernaan serta sistem imun di tubuh kita bekerja dengan baik. Makan roti seiiris pun gak apa. Atau minum susu atau kopi juga mantap. Usahakan makan dan minum sedikit.

4. Ini yang paling penting. BACA ALQURAN, ZIKIR, SHOLAWAT. Mau melakukannya sendiri pun gak apa atau mendengarkan murrot atau ceramah dari youtube juga gak masalah. Asalkan kita niat memberikan 'makan' hati kita. Hati kita akan jadi kuat dan tidak lemah. .

1 jam kita lakukan semua ini, insyallah hidup kita lebih bermakna. Dan kita mampu melangkah dan menjalani hari kita lebih baik dan bertenaga.

Jumat, 15 Februari 2019

Tahun penuh tipu daya

: سَيَأتِي عَلَى النَّاس سَنَوَات خَدَّاعَات، يُصَدَّق فِيهَا الكَاذِب ويُكَذَّب فِيهَا الصَّادِق، ويُؤْتَمَن فِيهَا الخَائِن ويُخَوَّن فِيهَا الأَمِين، ويَنْطِق فِيهَا الرُّوَيْبِضَة، قِيْلَ: ومَا الرُّوَيْبِضَة؟ قَالَ: الرَّجُل التَّافِه في أمْر العَامَّة

“Akan datang kepada manusia tahun-tahun yang penuh tipu daya, dimana pendusta dipercaya dan orang jujur didustakan, pengkhianat diberi amanah dan orang yang amanah dikhianati, dan berbicara di zaman itu para Ruwaibidhoh.” Ditanyakan, siapakah Ruwaibidhoh itu? Beliau bersabda, “Orang bodoh yang berbicara dalam masalah umum.”

Mendekati akhir zaman tinggallah orang-orang nista, janji dan akhlaq mereka carut marut, Janji kemarin hari ini sudah lupa.

BOLEH MEMBUKA AIB / KEBURUKAN ORANG LAIN , disaat :

6 kondisi diperbolehkannya membicarakan aib orang lain sebagaimana dikutip dalam kitab al-Adzkar adalah berikut ini.

Pertama adalah ketika melaporkan sebuah kezaliman. Orang yang dalam posisi dizalimi dalam Islam diperbolehkan melaporkan kepada penguasa, hakim atau pihak-pihak terkait yang memiliki kewenangan untuk menindak tegas pihak yang menzalimi. Misalnya orang yang dizalimi diperbolehkan mengatakan bahwa seseorang telah melakukan pemukulan terhadap dirinya, pencemaran nama baik atau hal-hal semacamnya.

Kedua, ketika meminta bantuan untuk merubah kemungkaran atau ketika hendak merubah orang yang berbuat maksiat agar kembali kepada kebaikan. Ini bisa diilustrasikan ketika seseorang melaporkan tindakan kemungkaran atau kemaksiatan kepada pihak-pihak yang memiliki kuasa untuk merubah kemungkaran tersebut. Seperti ketika seseorang melapor kepada polisi bahwa terdapat permainan judi di sekelilingnya.

Ketiga, ketika meminta fatwa (istifta’), seperti pada saat seseorang meminta fatwa kepada mufti bahwa kakak atau ayahnya telah melakukan ini dan itu atau ketika istrinya telah melakukan ini itu. Tujuannya tidak lain adalah agar mufti mengerti duduk perkaranya dan memberikan fatwanya dengan tepat sesuai pertanyaan orang yang meminta fatwa.

Namun menurut Imam Nawawi alangkah baiknya jika nama orang yang berkaitan disamarkan dengan hanya menyebut seorang laki-laki atau seorang istri. Adapun alasan kebolehan menyebutkan aib ketika meminta fatwa adalah hadis Hindun yang menyebut suaminya sebagai orang yang pelit, sebagaimana riwayat ‘Aisyah berikut.

قَالَتْ هِنْدٌ أُمُّ مُعَاوِيَةَ لِرَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِنَّ أَبَا سُفْيَانَ رَجُلٌ شَحِيحٌ فَهَلْ عَلَيَّ جُنَاحٌ أَنْ آخُذَ مِنْ مَالِهِ سِرًّا قَالَ خُذِي أَنْتِ وَبَنُوكِ مَا يَكْفِيكِ بِالْمَعْرُوفِ.

Pernah suatu ketika Hindun Umm Mu’awiyyah mengadu kepada Rasulullah Saw bahwa suaminya, yang bernaman Abu Sufyan adalah orang yang sangat kikir, maka apakah ia boleh mengambil harta suaminya secara sembunyi-sembunyi. Rasulullah Saw pun menjawab, “Silahkan ambil untukmu dan anak-anakmu secukupnya dengan cara yang baik!”

Keempat, ketika memperingatkan umat Islam tentang suatu keburukan atau ketika menasehati mereka. Seperti halnya dalam periwayatan sebuah hadis, seorang perawi yang memiliki  kecacatan bahkan wajib diutarakan kecacatannya, bukan bermaksud untuk mengeksploitasi keadaan perawi namun untuk menjaga kualitas hadis dan secara tidak langsung menjaga agama Islam dari pemalsuan.

Kelima, ketika seseorang mendeklarasikan diri atau terang-terangan melakukan perbuatan fasik atau bid’ah, seperti ketika seseorang terang-terangan minum-minuman keras di tempat umum. Maka aib semacam ini hukumnya wajib untuk disampaikan, bahkan menurut imam Nawawi, haram hukumnya jika membicarakan orang tersebut tidak sebagaimana adanya.

Keenam, sebagai bentuk identifikasi (al-ta’rif). Hal ini terjadi seperti dalam kasus beberapa orang yang memiliki nama lain untuk mengidentifikasi dirinya seperti al-A’raj (orang pincang), al-A’masy (orang yang rabun), atau al-Ashamm (orang yang tuli) dan lain sebagainya. Hukum menyebut mereka dengan sebutan semacam itu diperbolehkan asalkan diniatkan sebagai bentuk identifikasi bukan yang lain.

Demikianlah enam hal di mana seseorang diperbolehkan menyebutkan aib orang lain. Setidaknya hal ini menunjukkan bahwa agama Islam bukanlah agama yang kaku tanpa kompromi, namun agama Islam adalah agama yang adaptif dan mampu menyerap keresahan pemeluknya dengan baik. Wallahu a’lam.

HATI HATI JIKA RUMAH ANDA BANYAK CICAK

Dalam sebuah artikel yang pernah saya baca. Ternyata kita harus berhati hati jika di rumah banyak sekali cicak selain hewan yang merugikan bernama tikus.

Untuk itulah mengapa hewan kecil melata bernama "cicak" ini di sunnahkan untuk di bunuh.

Ternyata banyak hikmah nya, di antaranya :

1) Kotoran dan bangkai cicak najis..

- "Yang rajih adalah pendapat jumhur ulama, bahwa kotoran cicak dan juga bangkainya adalah termasuk najis. Sehingga wajib dihindari dan dibersihkan jika mengenai badan, pakaian atau tempat-tempat yang dipakai untuk beribadah. Wallahu a’lam"

2. Cicak adalah musuh Nabi Ibrahim

- Cicak memiliki sifat munafik yakni berkhianat.

Dalam haditsnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Salam bersabda yang artinya: “Bahwasanya ketika Ibrahim dilemparkan ke dalam api maka mulailah semua hewan melata berusaha memadamkannya, kecuali cicak. Karena sesungguhnya cicak itu mengembus-embusapi yang membakar Ibrahim.” (HR. Ahmad)

3. Membunuh Cicak berpahala

- Didalam kitab Shahih Muslim disebutkan,
“Barangsiapa yangmembunuh cicak pada satu kali pukulan maka baginya seratus kebaikan. Dan jika pada pukulan kedua maka baginya (kebaikan) berbeda dengan itu (yang pertama), dan jika pada pukulan ketiga maka baginya (kebaikan) berbeda dengan itu (yang kedua).”

4. Cicak bisa menjadi media sihir

- mungkin pernah terjadi, ada cicak yang tiba tiba sudah mati mengering. Atau hangus. Dan kita perlu waspada karena cicak ini termasuk hewan melata yang sering di jadikan mediapembawa sihir.Banyak dari golongan jin yang menjelma rupa menjadi cicak (hewan melata) untuk meletakkan racun sihir dirumah."

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah menghabarkan kepada kami bahwasannya jin itu terdiri dari tiga kelompok. Pertama, jin yang selalu beterbangan (melayang) di udara, kedua, jin dalam wujud hewan melata dan ketiga, jin yang mempunyai tempat tinggal dan suka bepergian” (HR. Thabrani, Hakim, Baihaki dengan sanad yang shahih).

5. Cicak mengandung bakteri escherichia coli (E coli)

- mikroba yang terkandung dalam cicak bisa menyebabkan sakit perut dan membahayakan kesehatan tubuh.Maka harus hati hati jika ada makanan atau minuman yang kejatuhan kotoran cicak.
- jangan lupa menutup makanan dan minuman kita di malam hari karena kita tidak pernah tau ada penyakit apa yang masuk ke dalamnya termasuk salah satunya jika cicak menjilatinya.

Rasulullah bersabda :"matikanlah lampu-lampu kalian, jika kalian hendak tidur. Dan tutuplah pintu-pintu serta tutuplah bejana serta wadah-wadahmakan dan minum kalian" (Hr Bukhori)

Semoga bermanfaat yah #Majelisdakwahremaja #Berdakwah #SAHABAT #AL-QUR'AN #INDONESIA #PEJUANGSUBUH #MUSLIMAHSHOLIHAH #Kajianіslam #duniaіslam

TANDA TANDA ORANG MUNAFIK

Empat Tanda Orang Munafik Sejati

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْبَعٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ كَانَ مُنَافِقًا خَالِصًا وَمَنْ كَانَتْ فِيهِ خَلَّةٌ مِنْهُنَّ كَانَتْ فِيهِ خَلَّةٌ مِنْ نِفَاقٍ حَتَّى يَدَعَهَا إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا عَاهَدَ غَدَرَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا خَاصَمَ فَجَرَ غَيْرَ أَنَّ فِي حَدِيثِ سُفْيَانَ وَإِنْ كَانَتْ فِيهِ خَصْلَةٌ مِنْهُنَّ كَانَتْ فِيهِ خَصْلَةٌ مِنْ النِّفَاقِ

26- Dari Abdullah bin Amr RA, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Barangsiapa tertanam dalam dirinya empat hal, maka ia benar-benar seorang munafik sejati, dan barangsiapa dalam dirinya terdapat salah satu dari empat hal, maka dalam dirinya tertanam satu kemunafikan sehingga ia meninggalkannya, (yaitu) (1) Apabila berbicara ia berdusta (2) Apabila membuat kesepakatan ia mengkhianati (3) Apabila berjanji ia mengingkari (4) Apabila berdebat ia tidak jujur.’ Namun di dalam hadits Sufyan disebutkan, ‘Barangsiapa dalam dirinya terdapat salah satu dari empat hal ini maka di dalam dirinya terdapat salah satu ciri kemunafikan. ‘”{Muslim 1/56}

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ

27- Dari Abu Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Tanda-tanda orang munafik ada tiga (l) Apabila berbicara ia berdusta (2) Apabila berjanji ia mengingkari (3) Apabila diberi amanat ia berkhianat” {Muslim 1/56}

Minggu, 26 Agustus 2018

ULAMA DAN PENGUASA

Di tengah hiruk-pikuk fitnah akhir zaman, umat Islam merindukan sosok alim amil yang dapat memberikan penerangan untuk melewati kegelapan dan suramnya fitnah ini, namun sangat disayangkan, dewasa ini kita mendapatkan sosok yang disebut dengan alim atau syaikh yang tidak memberikan penerangan namun malah mengeluarkan syubhat-syubhat yang membingungkan umat, hal itu dikarenakan kedekatan mereka dengan para penguasa.


Padahal jauh-jauh hari Rasulullah mewanti-wanti umatnya akan hal ini, sebgaimana disebutkan pada hadit dan atsar berikut ini,


وأخرج أحمد   في مسنده، والبيهقي بسند صحيح، عن أبي هريرة رضي الله عنه، قال: قال رسول الله صلى الله  عليه وسلم: « من بدا جفا، ومن اتبع الصيد غفل، ومن أتى أبواب السلطان افتتن، وما ازداد أحد من السلطان قرباً، إلا ازداد من الله بعداً

Dari Abi Hurairah radiallahu anhu, Rasulullah bersabda, “Siapa tinggal di pedalaman maka perangainya keras, dan siapa sibuk dengan berburu maka akan lalai, serta siapa yang mendatangi pintu-pintu penguasa terkena fitnah, tidak seseorang semakin dekat dengan penguasa maka akan bertambah jauh dari Allah.” (HR. Ahmad dan Baihaqi dengan sanad shahih)


وأخرج ابن ماجه، عن أبي هريرة، قال: قال رسول الله صلى الله عليه  وسلم: « إن أبغض القراء إلى الله تعالى الذين يزورون الأمراء

Dari Abi Hurairah radiallahu anhu, Rasulullah bersbda, “Sesungguhnya qurra yang paling dibenci Allah ialah yang mendatangi penguasa.” (HR. Ibnu Majah)


وأخرج الطبراني في « الأوسط » بسند رواته ثقات، عن ثوبان رضي الله عنه مولى رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: يا رسول الله من أهل البيت أنا؟ فسكت، ثم قال في الثالثة: « نعم ما لم تقم على باب سدة، أو تأتي أميراً فتسأله

قال الحافظ المنذري في « الترغيب والترهيب » المراد بالسدة هنا، باب السلطان ونحوه.

 Dari Tsauban radiallahu anhu berkata,” Ya Rasulullah, apakah saya termasuk ahli bait,?” Rasulullah pun diam, sampai pada ketiga kali,beliau menjawab, “ya selama engkau tidak berdiri pada pintu penguasa, atau mendatangi penguasa dan meminta padanya.” (HR. Thabrani dalam Al Ausath)


وأخرج الترمذي وصححه، والنسائي، والحاكم وصححه، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «سيكون بعدي أمراء، فمن دخل عليهم فصدقهم بكذبهم، وأعانهم على ظلمهم، فليس مني، ولست منه، وليس بوارد علي الحوض، ومن لم يدخل عليهم، ولم يعنهم على ظلمهم، ولم يصدقهم بكذبهم، فهو مني، وأنا منه، وهو وارد علي الحوض

Akan ada sepeninggalanku para penguasa, maka siapa yang mendatanginya dan membenarkan kebohongannya, menolong atas kedhalimannya, buka golonganku, serta aku bukan golongan dia, dan tidak akan memasuki haudh, dan siapa saja yang tidak mendatanginya,tidak menolongnya atas kedahlimannya, tidak membenarkan kebohongannya, termasuk golongku dan akan memasuki haudh. (HR. Tirmidzi, Nasa’i dan Al-Hakim)


وأخرج الديلمي، عن ابن عباس رضي الله عنهما قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « يكون في آخر الزمان علماء يرغبون الناس في الآخرة ولا يرغبون، ويزهدون الناس في الدنيا ولا يزهدون، وينهون عن غشيان الأمراء ولا ينتهون

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda, “Akan ada pada akhir zaman ulama’ mneyeru manusia untuk cinta akhirat sedangkan ia sendiri tidak mencintainya, menyeru manusia zuhud pada dunia, ia sendiri tidak berlaku zuhud.” (HR.Dailami)


وأخرج الديلمي عن عمر بن الخطاب رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «إن الله يحب الأمراء إذا خالطوا العلماء، ويمقت العلماء إذا خالطوا الأمراء، لأن العلماء إذا خالطوا الأمراء رغبوا في الدنيا، والأمراء إذا خالطوا العلماء رغبوا في الآخرة

Dari Umar bin Khattab, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Alah mencintai penguasa yang berinteraksi dengan ulama’. Dan membenci ulama’ yang mendekati penguasa, karena ulama’ ketika dekat dengan penguasa yang diinginkan dunia, namun jika penguasa mendekati ulama ingi akhiratnya.” (HR. Dailami)


ذهب جمهور العلماء من السلف، وصلحاء الخلف إلى أن هذه الأحاديث والآثار جارية على إطلاقها سواء دعوه إلى المجيء إليهم أم لا، وسواء دعوه لمصلحة دينية أم لغيرها. قال سفيان الثوري: « إن دعوك لتقرأ عليهم: قل هو الله أحد، فلا تأتهم » رواه البيهقي

Mayoritas ulama salaf dan orang shalih dari kalangan khalaf berpendapat bahwa hadits-hadits dan atsar diatas berlaku secara muthlaq, baik ia diundang untuk mendatanginya atau tidak, baik ia diaundang untuk kemaslahatan dunia atau selain itu,Sufyan Ats-Tsauri berkata, “ jikalau penguasa mengundangmu untuk mengajari mereka qul huwa llahu ahad, maka jangan engkau datangi.” (HR. Baihaqy)


قال البخاري في تاريخه: « سمعت آدم بن أبي إياس يقول: شهدت حماد بن سلمة ودعاه السلطان فقال: اذهب إلى هؤلاء! لا والله لا فعلت »

Imam bukhari menyebutkan dalam kitab tariknya, “ aku mendengar Adam bin Abi Iyas berkata,” “ aku menyaksikan hamad bin Masalamah, ketika itu ia diundang penguasa,”datangilah mereka,” beliau menjawab,” Demi Allah, aku tidak akan melakukannya.”


وروى غنجار في تاريخه عن ابن منير: أن سلطان بخاري، بعث إلى محمد بن إسماعيل البخاري يقول: احمل إليّ كتاب « الجامع » و « التاريخ » لأسمع منك. فقال البخاري لرسوله: « قل له أنا لا أذل العلم، ولا آتي أبواب السلاطين فإن كانت لك حاجة إلى شيء منه، فلتحضرني في مسجدي أو في داري

Di riwayatakan dari Ginjar di kitab tarikhnya, dari Ibnu Munir, “ penguasa Bukhara mengutus seseorang untuk mendatangi Imam Bukhari, seraya berkata, bawakan kepadaku kitab Al Jami (Shahih Bukhari) dan kitab Tarikh supaya akau dapat mendengar dari mu, Imam Bukhari menjawab, “ katakan padanya, aku tidak akan menghinakan ilmu, dan aku tidak akan mendatangi pintu-pintu penguasa, jika ia butuh sesuatu dari kitab tersebut, suruh ian mendatangi masjid atau rumahku.”


وقال ابن باكويه الشيرازي في « أخبار الصوفية»: « حدثنا سلامة بن أحمد التكريني أنبأنا يعقوب ابن اسحاق، نبأنا عبيد الله بن محمد القرشي، قال: كنا مع سفيان الثوري بمكة، فجاءه كتاب من عياله من الكوفة: بلغت بنا الحاجة أنا نقلي النوى فنأكله فبكى سفيان. فقال له بعض أصحابه: يا أبا عبد الله! لو مررت إلى السلطان، صرت إلى ما تريد! فقال سفيان: « والله لا أسأل الدنيا من يملكها، فكيف أسألها من لا يملكها

Telah bercerita Ibnu Bakawaih Asy-Syairazi dalam Akhbar Shufiyah, “ telah berkata kami Salamah bin Ahmad at-Tukrini, mengabarkan pada kami Ya’qub bin Ishaq , mengababarkan pada kami Ubaidillah bin Muhammad A-Qurasyi, iaa berkata,” kami bersama Sufyan Ats-Tsauri di Makkah, tiba-tiba datang surat dari keluarganya di Kufah, yangberisi, “ kami ditimpa kesusahan ekonomi sampai kami menggoreng kulit biji-bijian kemudian memakannya, “ maka Sufyan menangis setelah membacanya, lalu sebagian sahabatnya memberi saran kepadanya, “ Wahai Abu Abdillah! Kalau seandainya engkau mau mendatangi  penguasa, pastinya dapatkan apa yang engkau inginkan,” Imam Sufyan At-Tsauri menimpali, “Demi Allah, aku tidak meminta dunia kepada yang memilikinya (Allah), maka bagaimana mungkin aku memintanya pada yang tidak memilikinya.”


وقال محمد ابن مسلمة:  الذباب على العذرة، أحسن من قارئ على باب هؤلاء

Muhammad bin Maslamah berkata, “ lalat di atas kotoran lebih baik dari ulama yang berada di pintu penguasa.”


Imam Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin menulis satu bab tetang berinteraksi dengan penguasa, dan hukum mendekati mereka, beliau rahimahullah berkata, “ ketahuilah bahwa interaksimu terhadap penguasa dan pejabat yang dhalim, ada tiga keadaan, keadaan pertama, adalah yang paling buruk yaaitu memasuki pintu-pintu penguasa.


Yang kedua, yang bahayanya lebih sedikit, yaitu ia berusaha mendekatimu.


Yang ketiga, yang paling selamat, engkau menjahui mereka, engkau tidak melihatnya, begitupula sebaliknya.


Adapun yang pertama, maka sangat tercela dalam syariat, dengan adanya beberapa ancaman dan peringatan sebagaimana disebutkan dalam hadits dan atsar diatas, berkata Sufyan Ats-Tsauri, “ di neraka ada suatau lembah yang tidak dihuni keculai oleh para ulama yang mendekati pintu-pintu raja.


Jumat, 24 Agustus 2018

LARANGAN BANYAK MAKAN DAN BANYAK TIDUR DALAM ISLAM

Larangan Banyak Makan Dan Tidur Dalam Islam


Salah satu faktor penyebab kerasnya hati adalah banyak makan. Selain dapat menyebabkan kerasnya hati, banyak makan juga dapat membuat seseorang menjadi pemalas, mudah terserang penyakit, membuat badan buncit, otak sempit tak mampu berpikir dan orang yang banyak makan berarti telah diperbudak oleh syetan karena mengikuti nafsu perutnya. Rasulullah bersabda:
Yang Artinya: “Tidak ada tempat paling buruk yang diisi manusia selain perutnya, cukuplah seorang anak Adam makan beberapa suap makanan saja yang dapat mengokohkan tulang punggungnya. Jika memang ia harus mengisi perutnya maka hendaknya ia memberikan sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya dan sepertiga lagi untuk nafasnya“. (HR. Tirmidzi).


Dalam kitab Ihya Ulumuddin Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya orang-orang yang lapar di dunia adalah mereka yang kenyang di akhirat. Dan sesungguhnya orang-orang yang paling dibenci Allah adalah orang-orang yang rakus dan terlalu kenyang. Tidaklah seorang hamba meninggalkan makanan yang disukainya, melainkan makanan itu menjadi derajat baginya di surga“.

Dari Ibnu Abbas berkata: Rasulullah Saw bersabda: “Tidak akan masuk kerajaan langit, orang yang memenuhi perutnya“. Diriwayatkan bahwa suatu hari Abi Juhaifah bersendawa di hadapan Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah bersabda kepadanya: “Pendekkanlah sendawamu! Sesungguhnya manusia yang paling lama lapar di hari akhirat adalah mereka yang paling banyak kenyang di dunia“. (HR. Al Baihaqi )

 Keutamaan Lapar


Luqman berpesan kepada anaknya, “Wahai anakku, jika lambung sudah penuh, pikiran menjadi tidur, hikmah tak mampu berbicara, dan anggota badan menjadi malas beribadah“.


Ibnu Abbas berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa banyak kenyang dan banyak tidur, maka keraslah hatinya. Kemudian beliau bersabda, “Setiap sesuatu mempunyai zakat dan zakat badan adalah lapar“. (HR. Ibnu Majah)

“Hidupkanlah hatimu dengan sedikit tertawa dan sedikit kenyang dan bersihkan dia dengan lapar, niscaya ia menjadi jernih dan lembut“.

Rasulullah SAW bersabda: “Yang terdekat dariku di antara kamu pada hari kiamat adalah yang terbanyak lapar dan bertafakur diantara kamu“. Disebutkan dalam Ihya, Al-Hasan berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Yang paling utama kedudukannya di antara kamu di sisi Allah ialah yang paling lama lapar dan bertafakur tentang kebesaran Allah SWT. Dan yang paling dibenci Allah di antara kamu pada hari kiamat adalah setiap orang yang terlalu banyak tidur, terlalu banyak makan dan minum“.

Selasa, 29 Mei 2018

Mungkinkah manusia bisa menipu Tuhan ? Jawabanya : mungkin ..


Abu Nawas sebenarnya adalah seorang ulama yang alim. Tak begitu mengherankan jika Abu Nawas mempunyai murid yang tidak sedikit. Di antara sekian banyak muridnya, ada satu orang yang hampir selalu menanyakan mengapa Abu Nawas mengatakan begini dan begitu. Suatu ketika ada tiga orang tamu bertanya kepada Abu Nawas dengan pertanyaan yang sama. Orang pertama mulai bertanya.

“Manakah yang lebih utama, orang yang mengerjakan dosa-dosa besar atau orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil?”
“Orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil.” jawab Abu Nawas.
“Mengapa?” kata orang pertama.
“Sebab lebih mudah diampuni oleh Tuhan.” kata Abu Nawas.
Orang pertama puas karena ia memang yakin begitu.
Orang kedua bertanya dengan pertanyaan yang sama.
“Manakah yang lebih utama, orang yang mengerjakan dosa-dosa besar atau orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil?”
“Orang yang tidak mengerjakan keduanya.” jawab Abu Nawas.
“Mengapa?” kata orang kedua.
“Dengan tidak mengerjakan keduanya, tentu tidak memerlukan pengampunan dari Tuhan.” kata Abu Nawas.
Orang kedua langsung bisa mencerna jawaban Abu Nawas.
Orang ketiga juga bertanya dengan pertanyaan yang sama.
“Manakah yang lebih utama, orang yang mengerjakan dosa-dosa besar atau orang yang mengerjakan dosa-dosa kecil?”
“Orang yang mengerjakan dosa-dosa besar.” jawab Abu Nawas.
“Mengapa?” kata orang ketiga.
“Sebab pengampunan Allah kepada hambaNya sebanding dengan besarnya dosa hamba itu.” jawab Abu Nawas. Orang ketiga menerima alasan Abu Nawas. Kemudian ketiga orang itu pulang dengan perasaan puas.

Karena belum mengerti seorang murid Abu Nawas bertanya.
“Mengapa dengan pertanyaan yang sama bisa menghasilkan jawaban yang berbeda?”
“Manusia dibagi tiga tingkatan. Tingkatan mata, tingkatan otak, dan tingkatan hati.”
“Apakah tingkatan mata itu?” tanya murid Abu Nawas.
“Anak kecil yang melihat bintang di langit. Ia mengatakan bintang itu kecil karena ia hanya menggunakan mata.” jawab Abun Nawas mengandaikan.
“Apakah tingkatan otak itu?” tanya murid Abun Nawas.
“Orang pandai yang melihat bintang di langit. Ia mengatakan bintang itu besar karena ia berpengetahuan.” jawab Abu Nawas.
“Lalu apakah tingkatan hati itu?” tanya murid Abu Nawas.
“Orang pandai dan mengerti yang melihat bintang di langit. Ia tetap mengatakan bintang itu kecil walaupun ia tahu bintang itu besar. Karena bagi orang yang mengerti tidak ada sesuatu apapun yang besar jika dibandingkan dengan keMaha-Besaran Allah.”
Kini murid Abu Nawas mulai mengerti mengapa pertanyaan yang sama bisa menghasilkan jawaban yang berbeda.
Ia bertanya lagi.
“Wahai guru, mungkinkah manusia bisa menipu Tuhan?”
“Mungkin.” jawab Abu Nawas.
“Bagaimana caranya?” tanya murid Abu Nawas ingin tahu.
“Dengan merayuNya melalui pujian dan doa.” kata Abu Nawas.
“Ajarkanlah doa itu padaku wahai guru.” pinta murid Abu Nawas.
“Doa itu adalah : Ilahi lastu lil firdausi ahla, wala aqwa’alan naril jahimi, fahabi taubatan waghfir dzunubi, fa innaka ghafiruz dzanbil ‘adhimi.”
Sedangkan arti doa itu adalah: Wahai Tuhanku, aku ini tidak pantas menjadi penghuni surga, tetapi aku tidak akan kuat terhadap panasnya api neraka. Oleh sebab itu terimalah tobatku serta ampunilah dosa-dosaku. Karena sesungguhnya Engkaulah Dzat yang mengampuni dosa-dosa besar.

Kamis, 29 Maret 2018

Kisah seorang Ulama' yang masuk surga karena seekor Lalat .

Hikmah Dibalik Kisah Sufi:  Imam Al Ghazali dan Seekor Lalat (Jangan Remehkan Amalan Kecil) ========

Assalamualaikum wr wb,

Sahabatku rahimakumullah,

Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al Ghazali ath-Thusi asy-Syafi'i (450 H –505 H) atau lebih kita kenal sebagai Imam Al Ghazali atau Al Ghazali, adalah seorang Guru Sufi, filosof dan teolog muslim Persia (Iran), yang dikenal sebagai Algazel di dunia Barat abad Pertengahan.

Imam Al-Ghazali adalah seorang ulama, ahli pikir, ahli filsafat Islam yang terkemuka yang banyak memberi sumbangan bagi perkembangan kemajuan manusia. Ia mempunyai daya ingat yang kuat dan bijak dalam berhujjah, sehingga ia digelar Hujjatul Islam karena kemampuannya tersebut. Ia sangat dihormati karena keluasan ilmunya. Banyak sekali karya besarnya, antara lain : Ihya Ulumuddin (Kebangkitan Ilmu-Ilmu Agama) ygmerupakan karyanya yang terkenal; Kimiya as-Sa'adah (Kimia Kebahagiaan); Misykah al-Anwar ; Maqasid al-Falasifah; Tahafut al-Falasifah; Al-Mushtasfa min `Ilm al-Ushul; Mi`yar al-Ilm;

al-Qistas al-Mustaqim serta Mihakk al-Nazar fi al-Manthiq dlsb.

Pada suatu ketika Imam al-Ghazali menulis kitab. Pada waktu itu orang menulis menggunakan tinta dan sebatang pena. Pena itu harus dicelupkan dulu kedalam tinta baru kemudian dipaakai untuk menulis, jika habis di celup lagi dan menulis lagi. Begitu seterusnya.

Ditengah kesibukan menulis itu, tiba-tiba terbanglah seekor lalat dan hinggap di mangkuk tinta Imam al- Ghazali. Lalat itu tampaknya sedang kehausan. Ia meminum tinta dimangkuk itu.

Melihat lalat yang kehausan itu, Imam al-Ghazali membiarkan saja lalat itu meminum tintanya.  Lalat juga makhluk Allah yang harus diberikan kasih sayang, pikir Al-Ghazali.

Ketika Al-Ghazali wafat, selang beberapa hari kemudian,seorang Ulama yang merupakan sahabat dekat beliau bermimpi. Dalam mimpi itu terjadilah dialog. Sahabatnya itu bertanya, ” Wahai Hujattul Islam, Apa yang telah diperbuat Allah kepadamu? “.

Al-Ghazali menjawab, ” Allah telah menempatkanku di tempat yang paling baik “.

“Gerangan apakah sampai engkau ditempatkan Allah ditempat yang paling baik itu ? Apakah itu karena kealimanmu dan banyaknya kitab-kitab bermanfaat yang telah kau tulis?" tanya sahabatnya.

Al-Ghazali menjawab, ”Tidak, Allah memberiku tempat yg terbaik, hanya karena pada saat aku menulis aku memberikan kesempatan kepada seekor lalat untuk meminum tintaku karena kehausan. Aku lakukan itu karena aku sayang pada makhluk Allah. “

Sahabatku,

Dari kisah sufi tersebut memberi kita hikmah bahwa hanya tidak ada salahnya jika kita menolong mahluk Allah. Bayangkan hanya sekedar membiarkan lalat yang kehausan untuk minum saja menjadikan sebab seseorang masuk surga, apalagi memberi makan kepada sesama manusia. bersedekah bagi sesama yang benar-benar membutuhkan.

Dalam hadits lain, diriwayatkan bahwa Nabi bercerita ada seorang pelacur bisa masuk Surga karena memberi minum seekor Anjing. Juga jangan remehkan dosa kecil karena dalam hadits diriwayatkan bahwa ada seorang wanita masuk neraka karena memelihara seekor kucing lalu mendzaliminya.

So, jangan remehkan amal kecil karena sebesar dzarroh pun akan diperhitungkan di akhirat kelak.

Allah Swt berfirman :”Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula" (QS. 99: 7-8)

Sahabatku,

Kisah di atas juga mengajari kita untuk tidak atau jangan pernah meremehkan amalan (kebaikan) sekecil apapun, karena sesungguhnya kita tidak pernah tahu, bisa jadi amalan yang kita anggap kecil tersebut berarti besar di hadapan Allah Swt, dan justru amalan tersebutlah yang akan mengantarkan kita ke Surga. Sebaliknya kita juga tidak tahu bahwa mungkin dosa (yang dianggap kecil) bisa menjerumuskan kita ke lembah kehinaan, Neraka Jahanam. a'udzubillahimindzalik.

Akan tetapi, terkadang kita terlalu mengejar amal-amal besar dan meremehkan amal kecil, padahal ketika beramal kecil seringkali kita malah bisa sangat ikhlas.

Kebaikan (Amal) itu tidak selalu kita menyumbang ke Masjid, tapi sekedar menyingkirkan duri di jalanan atau sekedar memungut sampah permen, sekedar mengucap salam kepada sesama muslim yang  belum kita kenal, sekedar senyum pada sahabat kita, tidak ada yang sia-sia. Jika kita bisa melakukan amal-amal ringan, kenapa harus menunggu kesempatan untuk beramal besar? Bukankah juga Allah itu menyukai amalan yang berkelanjutan meskipun sedikit?

Boleh jadi amalan kecil yang pernah kita lakukan adalah amalan paling ikhlas sehingga bisa menyelamatkan kita di hari akhirat kelak. Boleh jadi amalan kecil tsb menjadi pelindung kita dari siksa kubur, dan boleh jadi amalan kecil tsb bisa menjadi perantara bagi dikabulkannya doa-doa kita. Boleh jadi juga amalan kecil tersebut menjadi penghapus dosa-dosa kita.

Karena itu marilah sejak saat ini, lakukanlah secara dawam (konsisten) suatu amal ibadah yang kecil yang dilakukan ikhlas karena Allah Swt semata.

Allah Swt senang terhadap amalan yang dilakukan secara dawam, dan ketika kita berhalangan (uzur syar'i) dan kita tidak dapat melakukan amal yang biasa kita dawamkan tersebut, Insya Allah,  Allah SWT akan tetap memberi pahala seperti kita melakukan amalan tersebut di hari lainnya.

Semoga Allah Swt memudahkan kita dan anak2 keturunan kita untuk melakukan amalan-amalan kecil secara dawam dan memberikan keistiqamahan kepada kita menjalaninya dalam kehidupan ini, sehingga dapat mengundang keridhaan dan kasih sayang dari Allah Swt,  Dan semoga Allah Swt menerima dan melipatgandakan pahala amalan2 kita baik yang kecil maupun yang besar,. Aamiin.

Semangat sahabatku, Selamat beraktifitas menjemput rezeki dan jangan lupa untuk saling berlomba dalam kebaikan dan saling berpesan dalam kebenaran dan kesabaran.

Untuk Anda yg sedang dilanda musibah/sakit, Semoga Allah segera mengangkat musibah/ penyakitnya dan menggantinya dgn kesehatan dan kebahagiaan. Amin YRA

Semoga tulisan sederhana ini membawa manfaat bagi diri saya, keluarga dan kita semua. Amin YRA

Allahumma shali ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad.

Terima kasih banyak,

Copas dari blog tetangga .

Jumat, 30 Juni 2017

Kisah Syeikh SITI JENAR , manunggaling kawulo gusti

Syekh Siti Jenar dikenal karena ajarannya, yaitu Manunggaling Kawula Gusti (penjawaan dari wahdatul wujud).
Ajaran tersebut membuat dirinya dianggap sesat oleh sebagian umat Islam, sementara yang lain menganggapnya sebagai seorang intelek yang telah memperoleh esensi Islam. Ajaran-ajarannya tertuang dalam karya sastra buatannya sendiri yang disebut Pupuh, yang berisi tentang budi pekerti.

Syekh Siti Jenar mengembangkan ajaran cara hidup sufi yang dinilai bertentangan dengan ajaran Walisongo. Pertentangan praktik sufi Syekh Siti Jenar dengan Walisongo terletak pada penekanan aspek formal ketentuan syariah yang dilakukan oleh Walisongo.

*Asal Usul Syekh Siti Jenar *

Nama asli Syekh Siti Jenar adalah Sayyid Hasan ’Ali Al-Husaini, dilahirkan di Persia, Iran. Kemudian setelah dewasa mendapat gelar Syaikh Abdul Jalil. Dan ketika datang untuk berdakwah ke Caruban, sebelah tenggara Cirebon. Dia mendapat gelar Syaikh Siti Jenar atau Syaikh Lemah Abang atau Syaikh Lemah Brit.
Syaikh Siti Jenar adalah seorang sayyid atau habib keturunan dari Rasulullah Saw. Nasab lengkapnya adalah Syekh Siti Jenar [Sayyid Hasan ’Ali] bin Sayyid Shalih bin Sayyid ’Isa ’Alawi bin Sayyid Ahmad Syah Jalaluddin bin Sayyid ’Abdullah Khan bin Sayyid Abdul Malik Azmat Khan bin Sayyid 'Alwi 'Ammil Faqih bin Sayyid Muhammad Shohib Mirbath bin Sayyid 'Ali Khali Qasam bin Sayyid 'Alwi Shohib Baiti Jubair bin Sayyid Muhammad Maula Ash-Shaouma'ah bin Sayyid 'Alwi al-Mubtakir bin Sayyid 'Ubaidillah bin Sayyid Ahmad Al-Muhajir bin Sayyid 'Isa An-Naqib bin Sayyid Muhammad An-Naqib bin Sayyid 'Ali Al-'Uraidhi bin Imam Ja'far Ash-Shadiq bin Imam Muhammad al-Baqir bin Imam 'Ali Zainal 'Abidin bin Imam Husain Asy-Syahid bin Sayyidah Fathimah Az-Zahra binti Nabi Muhammad Rasulullah Saw.

Syaikh Siti Jenar lahir sekitar tahun 1404 M di Persia, Iran. Sejak kecil ia berguru kepada ayahnya Sayyid Shalih dibidang Al-Qur’an dan Tafsirnya. Dan Syaikh Siti Jenar kecil berhasil menghafal Al-Qur’an usia 12 tahun.

Kemudian ketika Syaikh Siti Jenar berusia 17 tahun, maka ia bersama ayahnya berdakwah dan berdagang ke Malaka. Tiba di Malaka ayahnya, yaitu Sayyid Shalih, diangkat menjadi Mufti Malaka oleh Kesultanan Malaka dibawah pimpinan Sultan Muhammad Iskandar Syah. Saat itu. Kesultanan Malaka adalah di bawah komando Khalifah Muhammad 1, Kekhalifahan Turki Utsmani.

Akhirnya Syaikh Siti Jenar dan ayahnya bermukim di Malaka.
Kemudian pada tahun 1424 M, Ada perpindahan kekuasaan antara Sultan Muhammad Iskandar Syah kepada Sultan Mudzaffar Syah. Sekaligus pergantian mufti baru dari Sayyid Sholih [ayah Siti Jenar] kepada Syaikh Syamsuddin Ahmad.

Pada akhir tahun 1425 M. Sayyid Shalih beserta anak dan istrinya pindah ke Cirebon. Di Cirebon Sayyid Shalih menemui sepupunya yaitu Sayyid Kahfi bin Sayyid Ahmad.
Posisi Sayyid Kahfi di Cirebon adalah sebagai Mursyid Thariqah Al-Mu’tabarah Al-Ahadiyyah dari sanad Utsman bin ’Affan. Sekaligus Penasehat Agama Islam Kesultanan Cirebon. Sayyid Kahfi kemudian mengajarkan ilmu Ma’rifatullah kepada Siti Jenar yang pada waktu itu berusia 20 tahun. Pada saat itu Mursyid Al-Thariqah Al-Mu’tabarah Al-Ahadiyah ada 4 orang, yaitu:

1. Maulana Malik Ibrahim, sebagai Mursyid Thariqah al-Mu’tabarah al-Ahadiyyah, dari sanad sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq, untuk wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tenggara, Maluku, dan sekitarnya

2. Sayyid Ahmad Faruqi Sirhindi, dari sanad Sayyidina ’Umar bin Khattab, untuk wilayah Turki, Afrika Selatan, Mesir dan sekitarnya,

3. Sayyid Kahfi, dari sanad Sayyidina Utsman bin ’Affan, untuk wilayah Jawa Barat, Banten, Sumatera, Champa, dan Asia tenggara

4. Sayyid Abu Abdullah Muhammad bin Ali bin Ja’far al-Bilali, dari sanad Imam ’Ali bin Abi Thalib, untuk wilayah Makkah, Madinah, Persia, Iraq, Pakistan, India, Yaman.

Kitab-Kitab yang dipelajari oleh Siti Jenar muda kepada Sayyid Kahfi adalah Kitab Fusus Al-Hikam karya Ibnu ’Arabi, Kitab Insan Kamil karya Abdul Karim al-Jilli, Ihya’ Ulumuddin karya Al-Ghazali, Risalah Qushairiyah karya Imam al-Qushairi, Tafsir Ma’rifatullah karya Ruzbihan Baqli, Kitab At-Thawasin karya Al-Hallaj, Kitab At-Tajalli karya Abu Yazid Al-Busthamiy. Dan Quth al-Qulub karya Abu Thalib al-Makkiy.

Sedangkan dalam ilmu Fiqih Islam, Siti Jenar muda berguru kepada Sunan Ampel selama 8 tahun. Dan belajar ilmu ushuluddin kepada Sunan Gunung Jati selama 2 tahun.

Setelah wafatnya Sayyid Kahfi, Siti Jenar diberi amanat untuk menggantikannya sebagai Mursyid Thariqah Al-Mu’tabarah Al-Ahadiyyah dengan sanad Utsman bin ’Affan. Di antara murid-murid Syaikh Siti Jenar adalah: Muhammad Abdullah Burhanpuri, Ali Fansuri, Hamzah Fansuri, Syamsuddin Pasai, Abdul Ra’uf Sinkiliy, dan lain-lain.

KESALAHAN SEJARAH TENTANG SYAIKH SITI JENAR YANG MENJADI FITNAH adalah:

1. Menganggap bahwa Syaikh Siti Jenar berasal dari cacing. Sejarah ini bertentangan dengan akal sehat manusia dan Syari’at Islam. Tidak ada bukti referensi yang kuat bahwa Syaikh Siti Jenar berasal dari cacing. Ini adalah sejarah bohong. Dalam sebuah naskah klasik, Serat Candhakipun Riwayat jati ; Alih aksara; Perpustakaan Daerah Propinsi Jawa Tengah, 2002, hlm. 1, cerita yg masih sangat populer tersebut dibantah secara tegas, “Wondene kacariyos yen Lemahbang punika asal saking cacing, punika ded, sajatosipun inggih pancen manungsa darah alit kemawon, griya ing dhusun Lemahbang.” [Adapun diceritakan kalau Lemahbang (Syekh Siti Jenar) itu berasal dari cacing, itu salah. Sebenarnya ia memang manusia yang akrab dengan rakyat jelata, bertempat tinggal di desa Lemah Abang]….

2. “Ajaran Manunggaling Kawulo Gusti” yang diidentikkan kepada Syaikh Siti Jenar oleh beberapa penulis sejarah Syaikh Siti Jenar adalah bohong, tidak berdasar alias ngawur. Istilah itu berasal dari Kitab-kitab Primbon Jawa. Padahal dalam Suluk Syaikh Siti Jenar, beliau menggunakan kalimat “Fana’ wal Baqa’. Fana’ Wal Baqa’ sangat berbeda penafsirannya dengan Manunggaling Kawulo Gusti. Istilah Fana’ Wal Baqa’ merupakan ajaran tauhid, yang merujuk pada Firman Allah: ”Kullu syai’in Haalikun Illa Wajhahu”, artinya “Segala sesuatu itu akan rusak dan binasa kecuali Dzat Allah”. Syaikh Siti Jenar adalah penganut ajaran Tauhid Sejati, Tauhid Fana’ wal Baqa’, Tauhid Qur’ani dan Tauhid Syar’iy.

3. Dalam beberapa buku diceritakan bahwa Syaikh Siti Jenar meninggalkan Sholat, Puasa Ramadhan, Sholat Jum’at, Haji dsb. Syaikh Burhanpuri dalam Risalah Burhanpuri halaman 19 membantahnya, ia berkata, “Saya berguru kepada Syaikh Siti Jenar selama 9 tahun, saya melihat dengan mata kepala saya sendiri, bahwa dia adalah pengamal Syari’at Islam Sejati, bahkan sholat sunnah yang dilakukan Syaikh Siti Jenar adalah lebih banyak dari pada manusia biasa. Tidak pernah bibirnya berhenti berdzikir “Allah..Allah..Allah” dan membaca Shalawat nabi, tidak pernah ia putus puasa Daud, Senin-Kamis, puasa Yaumul Bidh, dan tidak pernah saya melihat dia meninggalkan sholat Jum’at”.

4. Beberapa penulis telah menulis bahwa kematian Syaikh Siti Jenar, dibunuh oleh Wali Songo, dan mayatnya berubah menjadi anjing. Bantahan saya: “Ini suatu penghinaan kepada seorang Waliyullah, seorang cucu Rasulullah. Sungguh amat keji dan biadab, seseorang yang menyebut Syaikh Siti Jenar lahir dari cacing dan meninggal jadi anjing. Jika ada penulis menuliskan seperti itu. Berarti dia tidak bisa berfikir jernih. Dalam teori Antropologi atau Biologi Quantum sekalipun. Manusia lahir dari manusia dan akan wafat sebagai manusia. Maka saya meluruskan riwayat ini berdasarkan riwayat para habaib, ulama’, kyai dan ajengan yang terpercaya kewara’annya. Mereka berkata bahwa Syaikh Siti Jenar meninggal dalam kondisi sedang bersujud di Pengimaman Masjid Agung Cirebon. Setelah sholat Tahajjud. Dan para santri baru mengetahuinya saat akan melaksanakan sholat shubuh.

5. Cerita bahwa Syaikh Siti Jenar dibunuh oleh Sembilan Wali adalah bohong. Tidak memiliki literatur primer. Cerita itu hanyalah cerita fiktif yang ditambah-tambahi, agar kelihatan dahsyat, dan laku bila dijadikan film atau sinetron. Bantahan saya: Wali Songo adalah penegak Syari’at Islam di tanah Jawa. Padahal dalam Maqaashidus syarii’ah diajarkan bahwa Islam itu memelihara kehidupan [Hifzhun Nasal wal Hayaah]. Tidak boleh membunuh seorang jiwa yang mukmin yang di dalam hatinya ada Iman kepada Allah. Tidaklah mungkin 9 waliyullah yang suci dari keturunan Nabi Muhammad akan membunuh waliyullah dari keturunan yang sama.” Tidak bisa diterima akal sehat.

Penghancuran sejarah ini, menurut ahli Sejarah Islam Indonesia (Azyumardi Azra) adalah ulah Penjajah Belanda, untuk memecah belah umat Islam agar selalu bertikai antara Sunni dengan Syi’ah, antara Ulama’ Syari’at dengan Ulama’ Hakikat. Bahkan Penjajah Belanda telah mengklasifikasikan umat Islam Indonesia dengan Politik Devide et Empera [Politik Pecah Belah] dengan 3 kelas:

1. Kelas Santri [diidentikkan dengan 9 Wali]

2. Kelas Priyayi [diidentikkan dengan Raden Fattah, Sultan Demak]

3. Kelas Abangan [diidentikkan dengan Syaikh Siti Jenar]

Wahai kaum muslimin...melihat fenomena seperti ini, maka kita harus waspada terhadap upaya para kolonialist, imprealis, zionis, freemasonry yang berkedok orientalis terhadap penulisan sejarah Islam. Hati-hati....jangan mau kita diadu dengan sesama umat Islam. Jangan mau umat Islam ini pecah. Ulama’nya pecah. Mari kita bersatu dalam naungan Islam untuk kejayaan Islam dan umat Islam.

*Kontroversi ajaran*

Ajaran Syekh Siti Jenar yang paling kontroversial terkait dengan konsepnya tentang hidup dan mati, Tuhan dan kebebasan, serta tempat berlakunya syariat tersebut. Syekh Siti Jenar memandang bahwa kehidupan manusia di dunia ini disebut sebagai kematian. Sebaliknya, apa yang disebut umum sebagai kematian, justru disebut sebagai awal dari kehidupan yang hakiki dan abadi olehnya.[butuh rujukan]

"Manunggaling Kawula Gusti"

Para pendukung Syekh Siti Jenar menegaskan bahwa ia tidak pernah menyebut dirinya sebagai Tuhan. Ajaran ini bukan dianggap sebagai bercampurnya Tuhan dengan makhluk-Nya, melainkan bahwa Sang Pencipta adalah tempat kembali semua makhluk dan dengan kembali kepada Tuhannya, manusia telah bersatu dengan Tuhannya.[butuh rujukan]

Dalam ajaran Syeh Siti Jenar, Manunggaling Kawula Gusti bermakna bahwa di dalam diri manusia terdapat roh yang berasal dari roh Tuhan sesuai dengan ayat Al-Quran yang menerangkan tentang penciptaan manusia:[2]

Ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah. Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh(ciptaan)-Ku, maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya." Q.S. Shaad: 71-72
Dengan demikian ruh manusia akan menyatu dengan ruh Tuhan dikala penyembahan terhadap Tuhan terjadi (Manunggaling Kawula Gusti). Perbedaan penafsiran ayat Al-Qur’an ini yang menimbulkan polemik, yaitu bahwa di dalam tubuh manusia bersemayam ruh Tuhan.

*Serat Centhini*

Serat Centhini jilid 1 menuliskan kisah Syeh Siti Jenar pada pupuh 38 (1-44). Karya sastra ini tidak menyebut asal mula Syeh Siti Jenar melainkan langsung pada peristiwa yang menyebabkan dirinya dihukum mati. Pada suatu ketika, Prabu Satmata (Sunan Giri) memanggil delapan wali yang lain untuk menghadap ke Giri Gajah, di istana Argapura. Kedelapan wali tersebut adalah Sunan Bonang, Sunan Kalijaga, Sunan Ngampeldenta, Sunan Kudus, Syeh Siti Jenar, Syekh Bentong, Pangeran Palembang, dan Panembahan Madura. Masing-masing wali menyampaikan pengetahuan yang mereka miliki hingga giliran Syeh Siti Jenar yang berkata, "Menyembah Allah dengan bersujud beserta ruku'nya, pada dasarnya sama dengan Allah, baik yang meyembah maupun yang disembah. Dengan demikian hambalah yang berkuasa dan yang menghukum pun hamba juga." Semua yang hadir terkejut sehingga menuduhnya sebagai pengikut aliran Qadariyah, menyamakan dirinya dengan Allah, serta keterangannya terlalu jauh. Syeh Siti Jenar membela diri dengan berkata bahwa ''biar jauh tetapi benar sementara yang dekat belum tentu benar''. Hal tersebut membuat Prabu Satmata hendak menghukumnya mati supaya kesalahan prinsip ajaran Syeh Siti Jenar jangan sampai tersebar.[3]

Setelah itu diadakan pertemuan kedua untuk menghakimi tindakan Syeh Siti Jenar. Pertemuan hanya dihadiri tujuh orang wali dengan dihadiri Syekh Maulana Magribi. Saat Syekh Maulana menegaskan nama Siti Jenar, ia menjawab, "Ya, Allah nama hamba, tidak ada Allah selain Siti Jenar, sirna Siti Jenar, maka Allah yang ada." Hal tersebut membuatnya dihukum penggal bersama dengan tiga orang sahabatnya. Dikisahkan pula seorang anak penggembala kambing yang mendengar hal tersebut segera berlari datang ke pertemuan dengan mengatakan bahwa masih ada allah ketinggalan karena sedang menggembalakan kambing. Prabu Satmata mengatakan bahwa anak itu harus dipenggal pula dan jenasahnya diletakkan di dekat jenasah Siti Jenar. Pernyataan tersebut disetujui oleh suara Siti Jenah yang terdengar dari langit.[3]

Tiga hari kemudian, Prabu Satmata melihat jasad Siti Jenar masih utuh. Ia mendengar suara Siti Jenar memberinya salam, mengucapkan selamat tinggal, kemudian menghilang.[3]

Ahla al Musamarah Fi Hikayah al-Auliya al Asyrah Sunting
Ahla al Musamarah Fi Hikayah al-Auliya al Asyrah ("Sekelumit Hikmah tentang Wali Ke Sepuluh") ditulis oleh KH. Abil Fadhol Senori, Tuban. Dalam versi ini, Syekh Siti Jenar memiliki nama asli Syekh Abdul Jalil atau Sunan Jepara, keturunan dari Syekh Maulana Ishak. Ia dihukum mati bukan karena ajarannya, melainkan lebih karena alasan politik. Sunan Jepara dimakamkan di Jepara, di samping makam Sultan Hadirin dan Ratu Kalinyamat.[4]

Setelah Raden Abdul Jalil di eksekusi, para santrinya tidak ikut dieksekusi. Ageng Pengging alias Kebo Kenanga merupakan salah satu santri dari Raden Abdul Jalil, ia berhasil mendidik muridnya bernama Joko Tingkir dengan ajaran dari gurunya. Joko tingkir berhasil menyelesaikan konflik antara proyek besar Negara Islam di Bintoro dan Glagah Wangi (Jepara). Hal ini yang mengharumkan kembali nama Raden Abdul Jalil.[butuh rujukan]

Berikut ini merupakam silsilah Raden Abdul Jalil menurut Ahla al Musamarah Fi Hikayah al-Auliya al Asyrah:[4]

Syekh Jumadil Kubra, berketurunan:
1. Syekh Maulana Ishak
dengan putri Pasa (istri pertama)
a. Sayyid Abdul Qodir/ Abdul Jalil (Syekh Siti Jenar) - murid Sunan Ampel
b. Siti Sarah >< Sunan Kalijaga
dengan Dewi Sekardadu
a. Raden Paku (Sunan Giri)
2. Syekh Ibrahim Asmarakandi
dengan Dewi Condro Wulan (saudari Dewi Mathaningrum atau Putri Campa, istri Prabu Brawijaya)
a. Raja Pendita >< Maduretno
b. Raja Rahmat (Sunan Ampel) >< Condrowati
1) Sayyidah Ibrahim (Sunan Bonang)
2) Sayyidah Qosim (Sunan Drajat)
3) Sayyidah Syarifah
4) Sayyidah Mutmainah
3) Sayyidah Hafshah
c. Sayiddah Zaenah
3. Siti Afsah

Dri berbagai sumber .
Wallohu a'lam ,,

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More